LAZNAS Dewan Dakwah - Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga memutus akses warga terhadap kebutuhan paling mendasar: air bersih. Di tengah kondisi darurat, banyak penyintas terpaksa bertahan dengan air banjir yang keruh atau air sumur yang tercemar, bahkan sebagian harus mengonsumsinya demi bertahan hidup.
Alhamdulillah, berkat kebaikan dan kepedulian Sahabat, LAZNAS Dewan Dakwah menghadirkan filter air siap minum sebagai solusi nyata di tengah keterbatasan. Hingga saat ini, filter air telah dipasang di tiga titik berbeda di wilayah terdampak Sumatra, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh para penyintas.
Baca Juga: 27 Hari Krisis Air Bersih, Warga Aceh Tamiang Terpaksa Minum Air Lumpur

Teknologi filter air ini mampu mengubah air coklat banjir dan air sumur yang tidak layak konsumsi menjadi air siap minum. Inovasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak warga, terutama setelah berhari-hari menunggu bantuan datang. Air yang sebelumnya tidak aman kini dapat digunakan untuk minum dan kebutuhan dasar lainnya, memberikan rasa aman sekaligus harapan baru bagi para penyintas.
Bagi warga terdampak, kehadiran air bersih bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga tentang menjaga daya tahan tubuh dan martabat hidup di tengah situasi bencana. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan rasa syukur karena tidak lagi harus mempertaruhkan kesehatan dengan mengonsumsi air banjir.
