LAZNAS Dewan Dakwah - Pasca musibah banjir dan terjangan lumpur yang melanda wilayah Aceh, warga di Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Tamiang kini menghadapi krisis air bersih yang cukup parah. Kondisi sumur warga yang tertutup material lumpur pekat membuat akses terhadap air layak konsumsi menjadi lumpuh total. Menanggapi situasi darurat ini, tim relawan LAZNAS Dewan Dakwah bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan di lokasi terdampak, menyalurkan kebaikan dari masyarakat Indonesia.
Terhitung sejak tanggal 18 Desember 2025, program ini secara rutin mendistribusikan air bersih menggunakan armada tangki. Fokus utama penyaluran ditujukan ke pemukiman warga dan titik pengungsian yang paling terisolasi akibat endapan lumpur sisa bencana. Sinergi antar lembaga ini memastikan bantuan menjangkau wilayah pelosok yang sulit diakses oleh kendaraan logistik biasa.
Dalam aksi tanggap darurat ini, tim berkomitmen menyalurkan sedikitnya 10.000 liter air bersih setiap hari. Jumlah tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari keperluan minum hingga memasak, guna mencegah berjangkitnya penyakit akibat sanitasi yang buruk. Para relawan bekerja tanpa henti untuk memastikan setiap keluarga mendapatkan jatah air yang cukup di tengah keterbatasan sarana prasarana yang ada.
Kehadiran bantuan ini disambut haru oleh masyarakat setempat yang telah beberapa hari kesulitan mendapatkan air layak pakai.
Di lokasi, tim relawan mendengarkan keluhan langsung masyarakat. Ibu-ibu, lansia, hingga para single parent menyampaikan bahwa mereka sudah hampir lima hari tidak mendapatkan akses air bersih. Harapan mereka hanya pada relawan yang melintas dan membagikan air kemsaan di pinggir jalan. Air botolan itulah yang digunakan untuk minum, memasak, dan berbagai kebutuhan lainnya.
"Terima kasih pak, kami sudah hampir lima hari menunggu air bersih, tapi tidak datang-datang dari lembaga manapun," ucap salah seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Tidak hanya penyaluran air bersih kangsung dengan armada tangki, tim relawan LAZNAS Dewan Dakwah juga memasang filter air siap minum di berbagai titik lokasi di Aceh Tamiang.
LAZNAS Dewan Dakwah menegaskan bahwa operasi distribusi ini akan terus berlanjut hingga kondisi infrastruktur air warga kembali pulih sepenuhnya. Aksi ini menjadi bukti nyata solidaritas kemanusiaan dalam membantu proses pemulihan masyarakat Aceh pasca-bencana.