LAZNAS Dewan Dakwah - Ikrar Syahadat Massal yang dilaksanakan pada 26 Desember 2025 di Gunung Tua, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, menjadi titik awal babak baru perjalanan dakwah dan pembinaan masyarakat di wilayah 3T tersebut. Momentum sakral itu tidak berhenti pada prosesi pengucapan dua kalimat syahadat semata, melainkan dilanjutkan dengan ikhtiar nyata dalam membangun lingkungan yang lebih layak, berdaya, dan berkelanjutan bagi warga setempat.
Sebagai tindak lanjut dari komitmen pendampingan pasca syahadat, berbagai kegiatan pembangunan sarana dasar terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat Gunung Tua secara langsung.
Pembangunan bertahap ini telah dilakukan sejak awal pembukaan lahan hingga penduduk Suku Tau Taa Wana yang hidup nomaden tersebut mulai bermukim. Bersama Dai-dai Dewan Dakwah yang mengabdi dan terus melakukan pendampingan.
Penerangan Lingkungan Berbasis Energi Terbarukan
Pada 27 Desember 2025, kegiatan pemasangan lampu jalan berbasis panel surya dilaksanakan di Dusun Gunung Tua. Pemasangan ini bertujuan untuk meningkatkan penerangan dan keamanan lingkungan, khususnya pada malam hari, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Pekerjaan meliputi pemasangan tiang lampu, instalasi panel surya, hingga pengujian fungsi penerangan. Selain memberi manfaat langsung bagi warga, penggunaan energi terbarukan ini juga menjadi langkah edukatif dalam mendukung pemanfaatan sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca Juga: Bertahun-tahun Lupa Bayar Zakat Maal, Bolehkah Qadha Zakat?

Pembangunan Fasilitas Sanitasi Masyarakat
Selanjutnya, pada 9 Januari 2026, proses pengecoran dinding MCK dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan pembangunan fasilitas sanitasi masyarakat. Keberadaan MCK yang layak menjadi kebutuhan mendasar dalam menunjang kesehatan dan kebersihan lingkungan, terutama di wilayah dengan keterbatasan sarana dasar.
Pembangunan ini dilakukan secara bertahap. Pembuatan pondasi MCK telah dirampungkan sejak 14 Desember 2025 lalu. Pekerjaan meliputi persiapan lahan dan pembangunan pondasi sebagai tahap awal pembangunan MCK.
Kegiatan pengecoran dinding MCK berjalan sesuai perencanaan dan dilaksanakan secara gotong royong dengan partisipasi aktif masyarakat setempat. Kebersamaan ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap fasilitas yang dibangun.

Masjid Sementara dan Ruang Belajar Anak-anak
Sebagai penguatan aspek spiritual dan pendidikan, pada 14 Januari 2026 dilakukan pembuatan masjid sementara yang sekaligus difungsikan sebagai tempat belajar anak-anak. Fasilitas ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan sarana ibadah serta ruang pembinaan dan pembelajaran dasar bagi generasi muda Gunung Tua.
Baca Juga: LAZNAS Dewan Dakwah Jangkau 27.725 Jiwa Terdampak Banjir Sumatera
Masjid sementara digunakan untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan, sementara ruang belajar menjadi tempat anak-anak mendapatkan pendampingan pendidikan dan pembinaan akhlak. Proses pembangunannya kembali dilakukan secara gotong royong, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus tumbuh pasca syahadat massal.

Gunung Tua Terus Bergeliat
Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa dakwah tidak berhenti pada ajakan lisan, tetapi hadir melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dari penerangan, sanitasi, hingga sarana ibadah dan pendidikan, seluruh upaya ini diharapkan dapat menjadi fondasi awal bagi tumbuhnya peradaban Islam yang kokoh di Gunung Tua.
Pendampingan akan terus dilakukan agar masyarakat yang baru memeluk Islam dapat bertumbuh dalam keimanan, kemandirian, dan kesejahteraan, seiring dengan terbangunnya lingkungan yang lebih layak dan bermartabat. Gunung Tua ini merupakan kampung mualaf berikutnya setelah dusun Ngoyo, Uemalingku, dan Lambentana yag digarap dari nol dan hingga kini terus dibina dan disberdayakan oleh dai daiyah Dewan Dakwah.
Para dai dan daiyah Dewan Dakwah yang dibiayai oleh Donatur LAZNAS Dewan Dakwah telah membawa perubahan nyata di berbagai wilayah di penjuru negeri. Mereka membawa misi Membangun Peradaban dari Pedalaman, dengan aksi nyata dan inovasi berdampak.
Yuk, turut ambil bagian dalam perubahan besar. Sampaikan kebaikan Sahabat melalui LAZNAS Dewan Dakwah.