LAZNAS Dewan Dakwah - Kabar dakwah kembali datang dari daiyah Dewan Dakwah yang mengabdikan diri di tanah Celebes, tepatnya di Gorontalo.
Menyalakan Harapan Anak Yatim dan Dhuafa
Rumah Qur’an yang berlokasi di Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo ini baru berdiri kurang lebih satu bulan. Kedatangan Ustadzah Qurrata A’yun menghidupkan rumah qur’an tersebut, menyalakan harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Tempat yang tadinya hanya bangunan kosong tidak berpenghuni itu kini ramai setiap hari. Dari siang hingga sore, suara do'a, hafalan hadits, lantunan iqra’ dan ayat-ayat Qur’an menggema dari bibir-bibir kecil mereka.
Bukan Rumah Qur'an Biasa
Berbeda dengan TPA pada umumnya, kegiatan di Rumah Qur’an Ashabul Ilmu ini berlangsung dari pukul 14.30 hingga 19.30 secara rutin setiap harinya. Tidak hanya mendapatkan pembinaan agama, anak-anak tersebut juga difasilitasi dengan makan malam dan juga snack sebelum pulang.
Setiap harinya anak-anak tersebut diajari membaca do'a, menghafal dan murajaah hadist, shalat berjamaah, baru kemudian mengaji iqra' dan mengahafal al qur'an. Selepas maghrib pun kegiatan masih dilanjut dengan murajaah hafalan, dan pemberian materi penguatan akhlak.
Hingga Jum’at (16/9), tercatat 15 anak yang hadir di Rumah Qur’an Ashabul Ilmi.
Merintis Pesantren Mahasiswa
Bukan hanya anak-anak, Ustadzah A’yun, demikian sapaan akrab nya, ingin memperluas kebermanfaatan Rumah Qur'an Ashbul Ilmi dengan merintis pesantren mahasiswa di Rumah Qur’an tersebut.
Diperuntukkan bagi mahasiswi UNBITA (Universitas Bina Taruna) Gorontalo yang tergolong yatim dan dhuafa, selain mendapatkan pembinaan dan tempat mukim, para mahasiswi tersebut nantinya juga akan membantu dalam membina anak-anak yang semakin hari semakin bertambah.
Rumah Qur'an Oase Harapan Baru
Meskipun mengalami kendala dalam perbedaan bahasa, dara asal Jawa Timur tersebut hingga kini terus berusaha menyesuaikan diri.
Hadirnya Ustadzah A’yun mengisi Rumah Qur’an Ashabul Ilmi sebagai tempat singgah anak-anak yatim dan piatu menjadi oase bagi mereka, bukan hanya sebagai tempat buat belajar al qur’an, tetapi juga tempat menemukan kasih sayang, pengharapan, dan semangat baru untuk menapaki masa depan dengan cahaya iman.