Panduan Cerdas Memilih Hewan Kurban: Syar'i, Sehat, dan Berdampak Luas

Dipublikasikan : 10 Apr 2026

LAZNAS Dewan Dakwah - Momen Idul Adha adalah saat yang paling dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk ketaatan dan kepedulian sosial. Namun, agar ibadah kita sah dan memberikan manfaat maksimal, kita perlu cerdas dalam memilih hewan kurban.

Tips Memilih Hewan Qurban

Bagaimana cara memastikan hewan kurban memenuhi kriteria syariat, memiliki kondisi kesehatan yang prima, sekaligus memberikan dampak sosial yang luas? Simak panduan lengkapnya di bawah ini.

1. Pastikan Sesuai Kriteria Syariat (Syar'i)

Syarat sah kurban dimulai dari pemilihan hewan yang sesuai dengan tuntunan fiqih. Pastikan hewan kurban Anda memenuhi poin-poin berikut:

Jenis Hewan: Harus berupa hewan ternak (Bahimatul An’am) seperti sapi, kambing, domba, atau unta.

Kambing: Minimal berumur 1 tahun (masuk tahun ke-2).

Sapi: Minimal berumur 2 tahun (masuk tahun ke-3).

Domba: Minimal berumur 1 tahun atau sudah ganti gigi (musinnah).

Bebas Cacat: Hewan tidak boleh buta sebelah, sakit yang tampak jelas, pincang, atau sangat kurus hingga tidak berlemak.

Baca Juga: Kebaikan Qurban Darimu. Jadi Kebahagaiaan Saudara Kita di Afrika, Kenya

2. Cek Kondisi Fisik dan Kesehatan (Sehat)

Hewan yang sehat akan menghasilkan daging yang berkualitas untuk dikonsumsi para penerima manfaat. Perhatikan ciri-ciri fisik berikut saat memilih:

Napas Teratur: Pastikan hewan tidak sesak napas atau batuk-batuk.

Nafsu Makan Baik: Hewan yang sehat biasanya lincah dan aktif makan.

Kulit dan Bulu Bersih: Bulu tidak kusam dan kulit bebas dari luka, koreng, atau parasit (seperti kutu).

Cek Mulut dan Hidung: Hidung harus lembap (bukan ingusan berlebih) dan mulut bersih dari luka atau sariawan.

3. Pilih yang Berdampak Luas (Social Impact)

Di era digital ini, kurban tidak harus selalu disembelih di lingkungan rumah sendiri. Memilih lembaga yang menyalurkan kurban ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) akan memberikan dampak yang jauh lebih besar.

Pemerataan Distribusi: Di kota-kota besar, stok daging kurban seringkali melimpah. Namun di pedalaman seperti pelosok NTT, Sulawesi, atau Papua, banyak warga yang hanya bisa menikmati daging satu kali dalam setahun, yakni saat Idul Adha.

Mendukung Dakwah Pedalaman: Kurban yang dikirim ke desa binaan dai pedalaman dapat menjadi sarana syiar Islam dan penguat aqidah bagi para mualaf.

Pemberdayaan Peternak Lokal: Membeli hewan kurban melalui lembaga yang bekerja sama dengan peternak desa membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat kecil.

Baca Juga: Sering Degar Istilah Shohibul Qurban? Simak penjelasannya Di Sini

Memilih Hewan Qurban di LAZNAS Dewan Dakwah

Memilih hewan kurban yang syar'i dan sehat adalah kewajiban, namun memastikan kurban tersebut berdampak luas adalah sebuah keutamaan. Dengan menyalurkan kurban ke daerah yang benar-benar membutuhkan, Sahabat telah mengubah sepotong daging menjadi harapan dan kebahagiaan bagi mereka yang jarang tersentuh bantuan.

Sudahkah Anda menyiapkan kurban terbaik tahun ini?

Di LAZNAS Dewan Dakwah, hewan qurban Sahabat dipastikan dipilih dengan cermat, sesuai syariat, dan memberikan dampak yang luas melalui jaringan dai daiyah Dewan Dakwah yang tersebar di 33 provinsi.

Manfaatya nyata hingga ke pedalaman yang belum pernah tersentuh qurban, masyarakat mualaf binaan, penduduk pinggiran kota, hingga para pengungsi di wilayah krisis kemanusiaan.

Jadikan Idul Adha kali ini lebih bermakna dengan berkurban bersama LAZNAS Dewan Dakwah yang menjangkau hingga pelosok negeri dan mancanegara.

Bagikan :

Berita Lainnya

Artikel Sejenis