Laznas Dewan Dakwah - Berakhirnya ramadhan, umat Islam disibukkan dengan persiapan untuk menyambut ibadah wajib di dulan Dzulhijjah. Semakin dekat pula dengan momentum kurban dan hari raya idul adha.
Bagi mereka yang mampu, maka disunahkan baginya dengan anjuran yang kuat untuk menyembelih hewan ternak sebagai kurban. Beberapa masyarakat percaya, hewan yang disembelih akan menjadi kendaraan atau tunggangan ketika melewati jembatan shirat nantinya.
Kurban memang memiliki keutamaan yang sangat besar, dalam hadis banyak disebutkan dahsyatnya pahala kurban. Karena meupakan ibadah yang hanya datang satu kali setiap tahun, maka umat Islam dianjurkan untuk memperisapkan kurbannya dengan baik. Rasulullah saw bahkan menegaskan pentingnya ibadah kurban dalam hadis beliau.
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda
مَن
كان له سَعَة، ولمْ يُضَحِّ، فلا يَقْرَبَنّ مُصَلّانا
"Barangsiapa yang memiliki kelapangan (rezeki) dan tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami." (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah 3121, dishahihkan oleh al-Hakim.)
Hadis ini menunjukan pentingnya ibadah kurban, sehingga orang yang memiliki kemampuan dan kecukupan jangan sampai meninggalkannya. Salah satu keutamaan kurban juga disebut dalam hadis Rasulullah saw:
Dari Ummul Mukminin Aisyah ra, bahwa Nabi saw bersabda yang artinya "Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang (sebagai saksi) pada hari kiamat dengan tanduk, kuku, dan bulunya. Sesungguhnya darahnya terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir ke tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya." (HR. al-Hakim, al-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Maka dari itu, sahabat yang akan berkurban sangat perlu untuk memperhatian kriteria dan syarat hewan kurban.
Kriteria Hewan Kurban yang Harus Dipenuhi, Perhatikan Sebelum Memilih
Adapun keutamaan kurban tentang hewan sembelihan akan menjadi tunggangan atau kendaraan ketika melewati shirat kelak, merupakan hadis yang lemah.
Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda yang artinya "Perbagus (gemukkanlah) hewan kurban kalian, karena ia akan menjadi tunggangan kalian melewati shirath."
Perawi-perawi hadis di atas lemah, sehingga derajat hadisnya juga lemah. Para ulama ahli hadis bahkan mengatakannya sangat lemah. Maka dari itu, tidak bisa dipastikan bahwa hewan yang disembelih sebagai kurban, akan menjadi tunggangan di akhirat.
Namun terlepas dari itu, syariat kurban telah jelas diperintahkan dalam al-qur'an. Sehingga maskipun bukan kewajiban, mengupayakan untuk melakukan kurban akan sangat disenangi oleh Allah. Dan tidak ada amalan yang paling dicintai-Nya pada hari raya idul adha (hari nahr) selain dari mengalirkan darah, yakni menyembelih kurban.
Menjelang hari raya kurban, merupakan waktu yang pas untuk mulai menyiapkan hewan qurban.
Yuk, persiapkan kurbanmu lebih awal bersama LAZNAS Dewan Dakwah. Sebar Kurbanku Dakwahku hingga ke pedalaman dan pelosok negeri, bahkan ke berbagai negara.