7 Manfaat Membayar Zakat Melalui Badan atau Lembaga Amil Zakat

Dipublikasikan : 31 Agt 2024

LAZNAS Dewan Dakwah - Zakat harus segera ditunaikan begitu tiba masanya dan tidak dianjurkan untuk ditunda-tunda. Terlebih sekarang ini telah banyak lembaga amil zakat yang legal dan diakui oleh pemerintah.

Meski dapat diserahkan secara langsung kepada mustahik, membayar zakat melalui badan atau lembaga amil zakat manfaatnya lebih banyak dan lebih optimal..

Manfaat Membayar Zakat Melalui Lembaga Zakat

Berikut ini 7 manfaat membayar zakat melalui lembaga amil zakat yang dapat menjadi pertimbangan sebelum menunaikan zakat.

1. Membayar Zakat menjadi Lebih Mudah dan Transparan

Dengan adanya badan atau lembaga amil zakat, muzaki bisa langsung mendatangi kantornya atau mengakses melalui laman internet lembaga terkait tanpa perlu mencari mustahik.

Penyaluran kepada mustahik menjadi tanggung jawab amil, dan begitu selesai disalurkan, muzaki akan mendapat laporan penyalurannya. Hal ini dapat lebih menghemat waktu dan  tenaga muzaki.

2. Lebih Aman dan Sesuai Syariah

Lembaga zakat yang legal diawasi oleh pemerintah dan beroperasi sesuai hukum serta rutin diaudit syariah. Dengan demikian mustahik yang membayarkan zakatnya dapat lebih tenang.

Dana zakat yang dibayarkan dikelola oleh amil-amil profesional yang telah tersertifikasi.

3. Mendapatkan Edukasi Zakat

Muzaki yang masih kurang paham peraturan dan ketentuan zakat akan mendapat penjelasan dari amil zakat yang kompeten, selain itu  mereka juga bisa lebih leluasa untuk bertanya.

4. Lebih Tepat Sasaran

Penyaluran zakat oleh lembaga dilakukan setelah mengidentifikasi bahwa penerima zakat benar merupakan mustahik dari salah satu asnaf atau golongan yang berhak mendapatkan zakat.

Selain itu, dengan adanya transparansi penyaluran dan pengelolaan dana, muzaki bisa memilih target zakatnya melalui program-program zakat yang dikelola lembaga.

5. Penerima Manfaatnya Lebih Luas

Dengan membayarkan zakat melalui lembaga amil zakat, mustahik yang merasakan manfaatnya tidak hanya dari satu wilayah, tapi tersebar ke berbagai daerah sesuai dengan jaringan lembaga amil zakat sehingga tidak hanya satu golongan mustahik yang merasakan manfaat zakat.

Misalnya zakat melalui LAZNAS Dewan Dakwah, salah satu programnya yakni zakat guru ngaji untuk memberdayakan dan mendukung syiar islam para dai/guru ngaji pedalaman yang tersebar hampir di seluruh daerah pelosok negeri.

6. Mendukung Mustahik jadi Muzaki

Salah satu manfaat yang diharapkan dari zakat yakni manfaat jangka panjang. Melalui berbagai program pemberdayaan mustahik atau zakat produktif, lembaga-lembaga zakat memiliki target agar orang-orang yang tergolong sebagai mustahik bisa menjadi muzaki sehingga mampu mengeluarkan zakat sendiri. Hal ini dapat membantu meningkatkan perekonomian negara juga.

Sementara jika zakat langsung diberikan kepada mustahik oleh muzaki, zakatnya hanya akan bersifat konsumtif sehingga manfaatnya tidak bisa dirasakan dalam jangka panjang.

7. Dapat Mengurangi Pajak

Zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat digunakan sebagai pengurang pajak penghasilan sesuai persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Maka dari itu, perlu diperhatikan hendaknya lembaga yang dipilih untuk menyalurkan zakat merupakan lembaga yang legal dan resmi, telah tersertifikasi oleh Kementerian Agama dan diakui oleh BAZNAS.

Bagikan :

Berita Lainnya

Artikel Sejenis