Kenapa Dianjurkan Berpuasa Tasu'a Sebelum Puasa 'Asyura?

Waktu Posting : 15 Jul 2024

LAZNAS Dewan Dakwah - Alhamdulillah, kita kembali tiba di bulan Muharram yang istimewa. Salah satu bulan Allah yang haram yang di dalamnya terdapat penuh rahmat dan berkah. Di bulan Muharram ini,ada salah satu ibadah yang dianjurkan dilakukan di Bulan Muharram adalah berpuasa. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berpuasa di bulan Muharram adalah yang utama setelah bulan Ramadhan. Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, "Puasa yang utama setelah (puasa) di Bulan Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (Muharram)," (HR. Muslim)

Di antara sebulan, ada satu hari di bulan Muharram yang sangat dianjurkan untuk berpuasa yakni di hari kesepuluh, yakni di Hari 'Asyura. Keutamaan Puasa 'Asyura yakni bisa menghapus dosa setahun lalu, sedangkan puasa Tasu'a dianjurkan untuk menyelisihi puasanya orang-orang yahudi dan nasrani yang juga melakukan puasa di hari yang sama, di Hari 'Asyura. Pembeda ini dilakukan agar kita tak mengikuti kebiasaan Kaum Yahudi. Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk di antara mereka.” (HR. Ahmad)

"Dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari ‘Asyura, maka beliau bersabda: “Puasa 'Asyura dapat menghapuskan dosa-dosa kecil setahun yang lalu” (HR. Muslim no. 1162).
Lalu kenapa harus berpuasa di satu hari sebelumnya atau di Hari Tasu'a atau hari kesembilan? Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata, “Ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan para shahabat untuk berpuasa pada hari itu, mereka berkomentar, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari ‘Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani.’

Rasulullah SAW pun menjawab, ‘Kalau begitu, pada tahun depan insya Allah kita berpuasa pada hari kesembilan’. Dan belum tiba tahun yang akan datang, namun Nabi SAW sudah wafat” (HR. Muslim no. 1916).

Tingkatan Puasa 'Asyura yang paling afdhal adalah puasa di satu hari sebelum dan setelahnya. Hal ini selain sebagai pembeda dan penyelisih juga menjadi optimalisasi puasa yang dilakukan di Bulan Muharram. Namun melakukan puasa hanya di satu hari sebelumnya atau di Hari Tasu'a juga tetap utama dan melakukan puasa hanya di satu hari di Hari 'Asyura juga tetap diperboelhkan. (Nis)

Campaign Lainnya

All Our Success Stories