Dakwah Pedalaman, Program Dewan Dakwah Sejak 1967

Published : 20 Nov 2022

Dakwah Pedalaman, Program Dewan Dakwah Sejak 1967

Laznas Dewan Dakwah - Program dakwah pedalaman adalah program yang pertama kali diinisiasi oleh Bapak Mohammad Natsir pada tahun 1967 setelah mendirikan Dewan Dakwah pada tanggal 26 Februari 1967.

Pada saat itu lembaga-lembaga islam lainnya sudah memfokuskan diri pada bidangnya masing-masing seperti Muhammadiyah dan Al-Azhar fokus pada pendidikan umum, NU fokus pada pendidikan pesantren, ada juga yang fokus pada majalah, radio, dll yang mana tujuan semuanya adalah dakwah.

Namun Bapak Mohammad Natsir melihat peluang yang lebih jauh dari dakwah ini, yakni "DAKWAH KE PEDALAMAN", menyebarluaskan dakwah hingga ke pelosok-pelosok, ke pedalaman, ke seluruh penjuru Nusantara.

Sesuai dengan hadist Dari Abu Umamah al-Baahili radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat/mendoakan kebaikan bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia" (HR. At-Tirmidzi No.2685)

Mengajarkan ilmu agama kepada manusia, dimana manusia disini dalam konteks yang sangat luas, dimana ada manusia maka disitu kita harus berdakwah. Bapak Mohammad Natsir lalu merekrut beberapa dai yang ada, diberikan pendidikan cara bertani, beternak, bagaimana interaksi dengan orang pedalaman, dll. Selama 6 bulan para dai dibina di Pesantren Darul Falah Bogor.

Pada tahun 1968 inilah pengiriman pertama kali dai ke berbagai pedalaman di indonesia. Ada yang dikirim ke Mentawai, NTT, Maluku, Sulawesi Tengah, dan lain lain.

Begitulah cerita singkat Bapak NKRI kita juga Bapak Dakwah Pedalaman kita, Bapak Mohammad Natsir yang begitu menginspirasi hingga kini sudah banyak lembaga yang menduplikat dakwah pedalaman menjadi programnya masing-masing. Alhamdulillah kebaikan ini terus menyebar dan berkembang dengan baik.

Doakan kami agar selalu istiqomah dijalan Allah Subhanahuwata'ala. Aamiiin.

Share :

More News

Similar Articles