Loading....
LAZNAS Dewan Dakwah - Zakat, infak, dan sedekah meski memiliki kesamaan sebagai bentuk ibadah yang berupa pemberian dari satu orang kepada orang lain, ketiganya memiliki perbedaan. Dalam Islam kita dianjurkan untuk berbuat kebaikan bahkan berlomba-lomba untuk mengerjakannya.
Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an surah Al Baqarah ayat 148 yang artinya:
"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam berbuat kebaikan). Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Perbedaan zakat, infak, dan sedekah dapat dilihat sesuai dengan ketentuan hukumnya masing-masing dalam syariat.
Zakat merupakan kewajiban yang tertera dalam rukun Islam ketiga. Zakat adalah bagian yang dikeluarkan dari harta yang dimiliki ketika telah memenuhi syarat penunaian zakat. Zakat dikeluarkan sebagian (sepersekian) dari harta secara spesifik, dengan syarat-syarat tertentu, alokasi tertentu, dan waktu yang tertentu juga.
Harta yang dizakati pun merupakan jenis-jenis harta wajib yang telah ditetapkan dalam Islam. Sehingga apabila tidak sesuai dengan ketentuan maka zakat itu berkonsekuensi batal, atau tidak sah sehingga tidak diterima dan harus diulang kembali.
Perintah untuk mengeluarkan zakat terdapat dalam beberapa ayat dalam Al Qur'an di antaranya QS. At Taubah ayat 103, Al Mujadilah ayat 13, dan An Nisa ayat 162.
Infak merupakan perintah yang sangat dianjurkan dengan mengeluarkan sebagian harta yang di dalamnya mencakup zakat dan non-zakat.
Infak ada yang sifatnya wajib adapula yang sifatnya sunnah. Infak wajib di antaranya ialah kafarat (denda), nadzar (janji), dan zakat. Sementara infak yang sifatnya sunnah seperti infak kepada fakir miskin, infak kepada korban bencana alam, tempat ibadah, dan lain-lain.
Anjuran untuk berinfak juga Allah sebutkan dalam QS. Al Baqarah ayat 25, Ali Imran ayat 133-134,dan An Nisa ayat 7-8.
Sedekah memiliki pemaknaan yang lebih luas daripada zakat dan infak. Sedekah juga bisa dimaknai sebagai infak, zakat, dan kebaikan lainnya yang non material.
Rasululllah saw bersabda yang artinya "Setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil sedekah, amar ma'ruf sedekah, dan menyalurkan syahwatnya pada istri juga sedekah." (HR. Muslim)
Sedekah juga dapat diartikan sebagai ungkapan jujur (shidq) iman seorang hamba. Adapun perintah untuk bersedekah disebutkan Allah SWT dalam QS. Al Baqarah ayat 263 dan 271.
Yuk tunaikan kebaikanmu melalui LAZNAS Dewan Dakwah.