Sekian Tahun Tidak Ada Qurban, Pulau Sapeken Masuk Kemiskinan Ekstrem

Dipublikasikan : 26 Mei 2025

Sekian Tahun Tidak Ada Qurban, Pulau Sapeken Masuk Kemiskinan Ekstrem

LAZNAS Dewan Dakwah - Pulau Sapeken (ibu kota kecamatan) dikelilingi oleh beberapa pulau dan masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim dari 22 daerah di Jawa Timur. Rata-rata penduduknya bermata pencaharian nelayan tradisional, sebagian kecil petani musiman dan berdagang.

Di salah satu Pulau Sadulang Besar tidak ada kambing dan sapi, pernah ada usaha untuk ternak tapi selalu gagal/mati), banyak sebab, termasuk lokasi yang kurang mendukung.Beberapa tahun lalu, Pak Hasyim salah satu tokoh masyarakat di salah satu dusun mengetahui kedatangan da’i Ustadz Ramli dengan beberapa ekor qurban yang diamanahkan.

Beliau menyampaikan harapan karena di sini sangat jarang ada yang qurban, bahkan sudah sekian tahun katanya tidak ada qurban lagi. 


Karenannya, saat Ustadz Rahmli mengalokasikan satu ekor hewan qurban, betapa senang dan gembiranya beliau bersama masyarakat, bahkan pada hari itu juga beliau bersama masyarakat urunan untuk menjemput sapi qurban itu dengan menggunakan perahu di Pulau Sapeken.

Saking gembiranya, seakan melepaskan hajatnya ada beberapa orang ibu-ibu yang mengusapkan darah (daging qurban) kerambutnya saat mereka mendapatkan pembagian daging qurban tersebut.

Sahabat, tahun ini jangan lupakan mereka. Yuk, kirimkan qurbanmu dan sampaikan syiar hingga ke pedalaman dalam aksi Qurbanku Dakwahku.

Bagikan :

Berita Lainnya

Artikel Sejenis