Dewan Dakwah Lepas 171 Da’i Kafilah Dakwah Ramadhan, Siap Hidupkan Dakwah hingga ke Pelosok Negeri dan Luar Negeri

Dipublikasikan : 09 Feb 2026

Dewan Dakwah Lepas 171 Da’i Kafilah Dakwah Ramadhan, Siap Hidupkan Dakwah hingga ke Pelosok Negeri dan Luar Negeri

LAZNAS Dewan Dakwah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) resmi melepas 171 mahasiswa yang tergabung dalam Kafilah Dakwah Ramadhan di Auditorium HM. Rasyidi, Kementerian Agama Republik Indonesia, Sabtu (7/2). Program strategis yang bekerja sama dengan LAZNAS Dewan Dakwah ini menjadi langkah nyata dalam menghidupkan syiar Islam sekaligus membina masyarakat di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau.

Mengusung tema “Menyatu dengan Ukhuwah, Menebar dalam Dakwah”, para dai muda ini membawa misi besar untuk kemajuan bangsa melalui pendidikan, pencerahan, dan pelayanan umat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta wilayah minoritas muslim. Dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama RI, Pimpinan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, pimpinan STID Mohammad Natsir, serta para peserta Kafilah Dakwah.


Baca Juga: 200 Orang Suku Tau Taa Wana Ikrarkan Syahadat di Pedalaman Gunung Tua

Dukungan Kemenag dan Pemberdayaan Masyarakat

Acara pelepasan Da’i Kafilah Dakwah Ramadhan ini, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia bekerja sama dengan Kementrian Agama Republik Indonesia. Turut hadir juga dalam acara tersebut Direktur Jaminan Produk Halal Kementrian Agama Republik Indonesia, H. Muhammad Fuad Nasar, S.Sos., M.Sc

“Selamat bertugas para da’i dan juga da’iyah yang akan bertugas di pelosok negeri dan luar negeri iSampaikanlah pesan-pesan Islam tentang kerukunan umat manusia dan perdamaian dunia dengan penuh optimisme,” pesan Bapak Fuad Nasar.


Wakil Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Dr. Misbahul Anam, M.A, menambahkan bahwa Dewan Da’wah terus mendukung dakwah berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya di wilayah 3T, agar dapat memaksimalkan bulan Ramadhan dengan ibadah dan amal sholih.

Kaderisasi Dai Melalui Pengalaman Lapangan

Ketua STID Mohammad Natsir, Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I, menjelaskan bahwa Kafilah Dakwah merupakan sarana krusial untuk membentuk kompetensi dan pengalaman dakwah mahasiswa

“Program ini dirancang berkelanjutan dengan program pengabdian selama dua tahun. Selain menjadi sarana penerapan pembelajaran akademik, program ini juga memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa dalam memahami kondisi sosial dan tantangan dakwah secara langsung,” jelas Dr. Dwi Budiman.

Baca Juga: Pakaian Baru untuk Ratusan Penyintas, Aceh Tamiang Sambut Ramadhan dengan Senyuman

Sebaran Dakwah hingga Mancanegara


Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STID Mohammad Natsir, Dr. Lukman, M.Pd.I, merinci bahwa peserta tahun ini berjumlah 171 mahasiswa, yang terdiri atas 98 mahasiswa dan 73 mahasiswi.

Mereka akan diterjunkan di 31 provinsi, mencakup 84 kabupaten, 110 kecamatan, dan 120 desa. Tidak hanya di dalam negeri, jangkauan dakwah tahun ini juga menembus batas negara hingga ke Malaysia dan Timor-Leste.

Sinergi yang kuat antara Dewan Dakwah, STID Mohammad Natsir, LAZNAS Dewan Dakwah, dan Kementerian Agama RI ini diharapkan menjadi wasilah hadirnya manfaat luas bagi umat, sekaligus menguatkan peran dai sebagai pelita di penjuru nusantara hingga mancanegara.

Bagikan :

Berita Lainnya

Artikel Sejenis