Masjid Sebagai Pilar Dakwah dan Pusat Peradaban Umat yang Harus Dijaga

Dipublikasikan : 11 Okt 2024

LAZNAS Dewan Dakwah - Masjid berasal dari kata sajada-yasjudu dalam bahasa Arab yang artinya menyembah atau bersujud. Sepanjang sejarah Islam, masjid tidak hanya diperuntukan ibadah semata, namun juga sebagai pilar dakwah dan menjadi pusat perdaban umat.

Karena itu masjid mengembang misi penting yakni membangun masyarakat madani yang mampu mengantarkan Islam ke era kejayaannya kembali. Banyak masjid-masjid besar yang menjadi saksi bagaimana Islam menciptakan generasi yang berbudaya tinggi berbasis ilmu pengetahuan dengan pondasi adab dan akhlaq yang luar biasa.

Namun, seiring mundurnya Islam, fungsi masjid juga semakin diabaikan. Bahkan sekarang serng didapati masjid-masjid yang ditutup dan hanya dibuka ketika waktu shalat saja. Padahal masjid seharusnya menjadi pusat atau center kehidupan umat.

Memakmurkan Masjid

Masjid Sebagai Pilar Dakwah

Allah SWT berfirman dalam QS. At Taubah ayat 18 

اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ

"Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk."

Memakmurkan atau menghidupkan masjid, tidak hanya sebatas mengisinya dengan shalat lima waktu saja. Masjid yang hidup merupakan masjid yang mampu mengikat hati jamaahnya, masjid yang memiliki program yang tersusun, dan kegiatan-kegiatan yang menopang terciptanya insan-insan berkualitas.

Masjid yang makmur merupakan masjid yang di dalamnya dakwah menjadi hidup sehingga menjadi pusat dari penyebaran Islam. Masjid yang menjadi pilar dakwah harus mampu mencetak kader-kader dakwah yang mumpuni.

Sebagaimana Rasulullah saw mencontohkan, bagaimana beliau saw membina para sahabat melalui masjid, menyelesaikan perosalan mereka, bermusyawarah dengan mereka, menyampaikan wahyu, bahkan pernah menyusun strategi perang.

Tidak hanya itu, masjid juga menjadi tempat berlindung sehingga memberikan rasa aman bagi orang -orang yang membutuhkan.

Dampaknya terasa dengan tercetaknya generasi-genersi luar biasa yang mengantarkan kejayaan Islam hingga ke luar Jazirah Arab. Generasi sahabat, tabi'in, dan tabi'ut tabi'in merupakan pribadi-pribadi hebat yang lahir dari hasil gemblengan masjid sebagai pilar dakwah.

Masjid Sebagai Pusat Peradaban

Sebagai pusat peradaban, masjid tidak boleh lepas dari perannya sebagai pusat pembinaan spiritual, pemikiran, pemberdayaan, dan aktivitas kemasyarakatan. Menilik dari sejarah, berbagai fase keemasan Islam tidak lepas dari masjid dan perannya.

Pada masa Nabi saw, ada masjid Nabawi yang menjadi pusat peradaban umat bahkan hingga kini, kemudian banyaknya masjid yang dibangun pada masa dinasti Abbasiyah yang benar-benar menjadi pusat peradaban dan mengantarkan Islam ke masa keemasannya di Baghdad.

Ada masjid Agung Cordoba pada masa Dinasti Umayyah di Spanyol, masjid Al Azhar Kairo pada masa Daulah Fathimiyyah di Mesir, Masjid al Aqsha di Palestina, Masjid Aya Sofia di Turki pada masa dinasti Utsmaniyah, dan masih banyak lagi.

Keberadaan masjid-masjid itu menjadi saksi sejarah masa keemasan Islam dan juga bukti bagaimana masjid menjadi pusat peradaban yang menciptakan generasi madani. Nama-nama besar seperti Sahabat Khalid Ibn al Walid, Shalahuddin al Ayyubi, Ibn Sina, merupakan generasi-generasi terbaik yang lahir dari masjid.

Maka dari itu, perhatian umat terhadap masjid harus dihidupkan kembali. Masjid tidak seharusnya sepi bahkan sampai membiarkan bangunannya tak kunjung selesai atau tak terawat. Kenyataannya banyak masjid-masjid di Indonesia yang masih membutuhkan uluran tangan.

Mari mulai aktif menghidupkan masjid salah satunya dengan berbagi ke masjid. Dengan melalui kenclengmasjid.id kita bisa bantu masjid di seluruh Indonesia di manapun dan kapanpun melalui gedget.

Bagikan :

Berita Lainnya

Artikel Sejenis