Loading....
LAZNAS Dewan Dakwah - Sarung dan mukena untuk warga bencana menjadi program yang kami jadikan perhatian khusus. Sarung dan mukena merupakan kebutuhan pokok yang mesti ada dan tersedia bagi sipapun, ada atau tidak terjadinya bencana.
Saat bencana terjadi, fokus utama setiap manusia yang diuji adalah menyelamatkan diri. Tidak akan ingat menyiapkan tas, membuka lemari, memilih pakaian, mengepak harta, dan lain-lain. Yang dipikirkan pertama kali adalah keselamatan. Asal masih hidup, harta dan benda masih bisa dicari nanti.
Menyedihkannya, dari mereka yang selamat, biasanya yang dibawa dan tersisa hanyalah pakaian yang melekat di badan saja-selain nyawa. Siapa peduli pada rumah, pakaian, harta benda yang ada, jika pilihannya adalah ditukar dengan nyawa dalam saat terjadi bencana? Tidak akan ada satupun manusia yang mau menukar sebanyak apapun harta benda ditawarkan jika nyawa tidak bisa diselamatkan.
Benda penting yang mungkin pasti tertinggal dan tidak teringat saat situasi panik karena bencana salah satunya adalah peralatan dan perlengkapan shalat. Sarung dan mukena merupakan pakaian kita sebagai umat muslim untuk menghadap Allah. Banyaknya memang hanya dipakai khusus untuk shalat saja. Tidak dipakai untuk berkegiatan seharian. Tapi, sarung dan mukena merupakan pakaian penting bagi mereka dalam proses beribadah.
Selain itu, sarung juga bisa multifungsi sebagai selimut. Yang juga merupakan salah satu kebutuhan mendesak di setiap ada bencana. Jiwa dan raga warga terdampak sudah pasti lelah karena menghadapi hari yang panjang. Juga mungkin tidak bisa pulang kembali ke rumah, karena sudah hancur luluh lantak oleh bencana. Posko pengungsian menjadi satu-satunya tempat bernaung sementara. Berkumpul bersama warga lainnya. Sarung bisa menjadi satu pakaian yang dipakai menjadi selimut. Menyelimuti dari udara atau bahkan sekadar sejenak memejamkan mata meskipun mungkin tidak bisa. Sarung bisa dipakai sejenak untuk menutupi luka-luka yang tidak ingin ditunjukan pada dunia.
Warga yang terdampak bencana seringkali mengalami banyak kesulitan. Salah satunya adalah beribadah. Sarung dan mukena menjadi barang langka. Sudah hati sedang ringkih karena dicoba oleh bencana yang mungkin membawa banyak nyawa, menghilangkan harta benda, jangan sampai juga sulit untuk beribadah. Padahal pegangan kita saat terjadi bencana adalah hanya kasih Allah semata.
Sedekah terbaikmu menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir. dipakai dalam dan untuk kegiatan menghamba pada Allah SWT.