
LAZNAS Dewan Dakwah - Duka mendalam masih menyelimuti saudara-saudara kita di Jorong Toboh Tangah, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. Banjir besar yang menerjang beberapa waktu lalu bukan hanya menghanyutkan harta benda, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi ratusan warga. Di balik puing-puing rumah yang rusak parah, tersimpan kesedihan dari mereka yang kini kehilangan tempat berteduh.
Merespons kondisi darurat ini, LAZNAS Dewan Dakwah bergerak cepat ke garda terdepan. Kehadiran tim di lokasi bukan sekadar mengantar bantuan, melainkan membawa pesan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi ujian ini.
Sejak masa tanggap darurat hingga pemulihan pasca bencana kini, LAZNAS Dewan Dakah terus hadir membarsamai para penyintas melalui para dai dan relawan. Konvoi kemanusian tahap kedua yang diberangkatkan 21 Januari lalu tiba dilokasi setelah perjalanan laut dan darat yang memakan waktu kurang lebih tigahari.
Baca Juga: Sedekah dan Kesehatan Mental: Memberi Dapat Menentramkan Hati
Alhamdulillah, bersama LAZNAS Dewan Dakwah, kebaikan dari Sahabat berupa bantuan telah tersalurkan dengan. Fokus bantuan bukan hanya pada saran fisik semata, tapi juga pemulihan spiritualitas dan trauma para penyintas.
• Penyaluran 100 Paket Logistik: Memastikan kebutuhan pangan warga di masa darurat terpenuhi agar mereka tetap kuat dalam menjalani hari-hari pascabencana.
• Ratusan Pakaian Muslim Layak Pakai: Mengembalikan kehormatan dan kenyamanan saudara-saudara kita untuk menutup aurat dengan layak di pengungsian.
• Puluhan Mushaf Al-Qur'an Baru: Ini adalah inti dari misi kami. Di tengah runtuhnya bangunan fisik, iman mereka tetap tegak. Al-Qur'an hadir sebagai pelipur lara dan sumber kekuatan spiritual agar warga tetap dekat dengan Kalamullah.
Baca Juga: Puluhan Ribu Liter Air Bersih Mengalir untuk Penyintas di Aceh Tamiang
Tim relawan dan dai di lapangan juga mendedikasikan waktu untuk program Trauma Healing. Anak-anak yang sempat ketakutan melihat air bah, kini diajak kembali tertawa. Melalui pendekatan dakwah yang lembut, mereka menanamkan nilai tauhid dan kesabaran, membantu memulihkan kondisi psikologis agar harapan itu tetap menyala di dada para penyintas banjir.
Perjalanan Malalak untuk bangkit kembali masih panjang. Mari terus kita kawal pemulihan mereka, baik secara infrastruktur maupun mental.
BANTU SUMATERA SEGERA PULIH DI SINI TONTON VIDEO LENGKAPNYA DI SINI