Loading....
Satu musibah datang tanpa aba-aba. Angin kencang merusak atap, merobohkan plafon, dan meninggalkan asrama dalam kondisi yang tidak lagi layak huni. Hari ini, para santri Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Metro Lampung membutuhkan uluran tangan kita.
Apa yang Terjadi?
Puting beliung yang melanda wilayah Metro Lampung menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan asrama. Beberapa bagian atap terlepas, rangka baja ringan rusak, plafon runtuh, dan area dalam asrama terdampak air hujan.
Asrama yang sebelumnya menjadi tempat bernaung, belajar, dan bertumbuh kini membutuhkan renovasi segera agar aktivitas pendidikan dan pembinaan dakwah dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Asrama bukan sekadar bangunan.
Di tempat inilah para santri:
Menghafal dan memahami Al-Qur’an
Mempelajari ilmu dakwah
Ditempa menjadi kader dai yang akan terjun ke masyarakat
Kerusakan ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan proses pendidikan mereka.

Dana yang dihimpun akan digunakan untuk:
Spandek 6 lembar — Rp 1.800.000
Kanal 6 buah — Rp 570.000
Reng baja ringan 6 buah — Rp 180.000
Paku — Rp 70.000
Plafon 72 m² — Rp 9.750.000
Biaya tukang bangunan — Rp 3.000.000
Perbaikan pagar asrama — Rp 5.000.000
Renovasi ini bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi menguatkan kembali tempat lahirnya para dai masa depan.