Loading....
LAZNAS Dewan Dakwah - Namanya Nadhira Zakiya Nahla, Ia adalah anak ke 4 dari pasangan Ibu Anisa dan Bapak Syihabudin. Nadhira lahir dalam kondisi berkebutuhan khusus. Ia divonis mengidap penyakit Mikrosefali, penyempitan tenggorokan, dan Cereblar Palsy Epilepsy atau dikenal dengan kepala kecil dan kelumpuhan otak.
Karena penyakitnya Nadhira mengalami perlambatan pertumbuhan, kesulitan bergerak, dan kesulitan minum dan makan. Sehingga untuk minum susu ia harus menggunakan selang NGT yang dipasang melalui hidung dan langsung menuju tenggorokan.

Nadhira hanya bisa berbaring dirumahnya, sebuah kontrakan sederhana, ditemani oleh ibunya yang hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Awalnya Ibu Anisa adalah seorang penjual soto kaki lima, namun karena harus merawat Nadhira yang berkebutuhan khusus, Ibu Anisa terpaksa meninggalkan usahanya.

Ayah Nadhira hanya seorang imam dan marbot masjid di salah satu masjid komplek. Gajinya pun jauh dari kata layak, hanya Rp 1.300.000 rupiah. Sedangkan ia harus menghidupi istri dan ke-empat anaknya.
Nadhira rutin dibawa oleh ibunya untuk menjalani rehabilitasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta seminggu 2 kali. Alhamdulillah, walaupun dibiayai oleh BPJS Kesehatan, namun susu, selang NGT, popok, dan beberapa obat-obatan harus dibeli tanpa ditanggung BPJS.
Ibu Anisa sering kali kehabisan popok dan susu untuk Nadhira. Ia biasa mencuci popok agar bisa dipakai berkali-kali dan mencampuri susu dengan minyak sawit agar memiliki tambahan nutrisi. Padahal Nadhira harus mengkonsumsi susu formula khusus sebanyak 9408 gr per bulannya atau sekiar 8 kaleng susu 850 gram. Sedangkan untuk membeli 1 kaleng saja harganya mencapai 200 ribuan.
Sahabat, yuk bantu biaya pengobatan Nadhira agar ia cepat pulih dan tercukupi gizinya serta bantu kehidupan keluarga Nadhira.