Panggilan Hijrah Tiba di Pria Bertato Kalajengking


25 Feb 2021


LAZNAS Dewan Dakwah - Pangggilan hijrah dapat tiba kapan saja serta pada siapa saja. Semacam cerita Edi Wawan Hendrianto, laki- laki 40 tahun, Jumat( 25/ 6) pagi, dia tiba dengan hasrat berhijrah serta tidak hendak mengulang kembali buat bertato semacam yang sempat dia jalani 15 tahun silam.

Ya, lengan kanannya yang bertato Kalajengking itu sudah dia hapus dengan pemahaman diri sendiri.“ Dari dini telah menyesal serta pengen bertobat buat lebih baik lagi. Rasanya sakit sekali, kayaknya lebih sakit ini( hapus tato daripada membuat tato),” tuturnya sambil memegang perban di lengan kanannya. Betul saja, kedua tangan Edi itu nampak merinding dia kapok tidak hendak melaksanakan tato lagi.

Sepenggal penyesalan Edi, menyiratkan kegiatan di salah satu ruangan di rumah dinas( rumdin) wali kota. Tono Widiatmoko, salah satu petugas hapus tato menuturkan mekanisme penerapan hapus tato, diawali dari cek kesehatan terlebih dulu, ialah partisipan wajib leluasa dari HIV Aids, Diabet, serta Hepatitis.

Berikutnya, waktu yang diperlukan merupakan bergantung dari besar kecil dimensi tato.“ Jika kecil 2 hingga 3 menit, jika besar 10 hingga 15 menit. Bila yang bersangkutan memakai tinta studio( spesial tato) lebih dari 10 kali( hapus tato). Sebaliknya tinta print/ bolpoin lumayan 5 hingga 7 kali telah bersih,” jelasnya.

Juga dengan tinta gelap hendak lebih gampang dicoba penghapusan, daripada tinta bercorak semacam hijau ataupun merah perlu treatment sebab menunggu proses pengobatan kulit.

Cocok dengan tema Roadshow Hijrah Hapus Tato yang diinisiasi oleh Lembaga Amil Zakat Nasional( LAZNAS) Dewan Dakwah Provinsi Jawa Timur, kembali menggelar aktivitas seragam buat kedua kalinya di Rumdin Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

“ Partisipan 21 orang, sasaran 150 orang

sepanjang 4 hari penerapan( 25 hingga 28 Juni mendatang). Ini ialah program teratur dari Dewan LAZNAS Jatim. Alhamdulillah, program ini difasilitasi pemerintah kota( oleh ayah wali kota),” beber Wahyudi Pimpinan Koordinator kegiatan hijrah hapus tato.

Dia mengajak para partisipan buat menggunakan aktivitas hapus tato ini dengan suka cita. Alasannya, tidak hanya tidak dipungut bayaran ataupun free, di Jawa Timur cuma terdapat 4 kota saja yang jadi program hapus tato. Ialah, Tulungagung, Kediri, Jember serta Probolinggo.

Sebabnya kenapa diseleksi Kota Probolinggo selaku roadshow hapus tato, Wahyudi juga menanggapi Kota Probolinggo ialah pertengahan kota di zona timur Semacam Pasuruan, Banyuwangi, Situbondo serta sebagainya dapat lebih dekat.“ Untuk sahabat ataupun saudara- saudara kita yang memiliki tato, monggo( hapus tato). Mumpung ini free. Catatan online kami layani, catatan langsung kesini pula kami layani,” ajaknya. Hapus tato ini diawali jam 9 pagi sampai 9 malam. 

Share :
Campaign Update