Loading....
LAZNAS Dewan Dakwah - Ribuan warga Palestina terus menghadapi kelaparan ekstrem.
Bukan karena bencana alam, tetapi akses pangan yang terputus. Dunia melihat kelaparan bukan sebagai senjata, kehidupan porak poranda, anak-anak tidur dalam keadaan perut kosong dibawah tenda-tenda tidak layak, ibu-ibu menahan lapar agar anak-anak mereka bisa makan begitu ada makanan.
Di saat cuaca dingin menusuk tubuh yang lemah, banyak keluarga kehilangan tempat tinggal, tinggal di tenda darurat tanpa selimut, tanpa pakaian hangat.
Palestina bukan hanya sunyi tapi membeku, genjatan senjata seharusnya membawa harapan, namun bagi mereka ini adalah perjuangan untuk bertahan hidup.
Mereka tidak meminta banyak, hanya makan untuk hari ini, selimut untuk malam ini dan harapan bahwa dunia belum benar-benar melupakan mereka. Bersama LAZNAS Dewan Dakwah Bengkulu, wujudkan harapan kecil warga Palestina.
Yuk, sahabat, ambil peran dan dukung saudara kita punya makanan untuk hari ini.