
Ia melampirkan screenshoot pendapatannya seharian ngojek sebesar Rp 9.600. Merosot drastis dari biasanya saat Corona belum mewabah.
Driver ojol itu salah satu dari ratusan ribu orang yang ekonominya krisis terdampak wabah cocona. (SedekahDariRumah Bersama Adrian Maulana, Bantu Keluarga Terdampak Wabah Corona)
Padahal, di belakang seorang tulang punggung keluarga sepertinya, ada istri dan anak-anak yang harus dinafkahi.
Ada lagi seorang pekerja fintech yang dirumahkan untuk selamanya. Selamanya? Iya, ia dan puluhan karyawan lainnya harus merasakan dukanya di-PHK. Kondisi sulit, pekerjaan tidak ada, tapi kebutuhan keluarga terus menagih mereka.
Isak tangis keluarga bukan hanya lantaran ada anggotanya yang gugur karena corona. Tapi juga para keluarga yang pekerjaannya hilang dan penghasilannya melayang.
Mereka juga bisa lapar seperti kita. Mereka juga punya keluarga yang membutuhkan pendapatan seperti kita. Bedanya, Allah tidak menutup pintu rezeki kita saat ini dengan tetap punya penghasilan, sedangkan mereka merindukan pintu rejeki lainnya. Mereka terdampak, meski sama sekali mereka tidak menginginkkannya.
Mari bersama Adrian Maulana, sisihkan sedikit rezekimu untuk banyak keluarga yang terkena krisis corona ini.
Mari berbagi dengan kecukupan yang Allah masih berikan saat ini pada keluarga kita di rumah.
Sedikit rezekimu, hapus duka dan air mata mereka.