
Rumah Qur’an Lombok menjadi semakin hidup dan bersemangat. Apalagi memasuki bulan Ramadhan 1442 H ini, kegiatan belajar dan mengajar semakin bersemangat mengejar berkah dan keutamaan ibadah.
Ada sekitar 50 santri/wati yang dibina oleh 8 ustadz/ustadzah di Rumah Qu’ran Lombok, Dusun Pentil, (Bunsalak 2), Desa Jago, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Melalui Rumah Qur’an Lombok, trauma gempa yang mengguncang Lombok tahun 2018 lalu telah diubah menjadi semangat untuk mewujudkan cita-cita Qur’ani.
Kami ucapkan terima kasih, Jazaakumullaahu khairan jaza’ kepada para donatur yang telah ikut berpartisipasi untuk membantu menguatkan Rumah Qur’an Lombok agar tetap bertahan. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhirat nanti.
Sahabat dakwah, saat ini Rumah Qur’an Lombok masih membutuhkan dukungan kita semua agar bisa tetap bertahan melanjutkan perjuangan membina anak-anak Lombok. Ada huruf-huruf Qur’an yang dibaca, dihafal, dan menjadi ayat-ayat Al-Qur’an yang terekam di setiap memori para santri.
Mereka akan menyebarkan nilai-nilai kebaikan yang didapat dari Rumah Qur’an ini dan besar peluang partisipasi para muhsinin semua bisa menjadi pahala jariyah yang tidak terputus hingga akhirat kelak.