LAZNAS Dewan Dakwah - Kebahagiaan Iduladha 1446H ini begitu berbeda, setidaknya bagi Abah Mahsum Munawar, seorang guru ngaji di pelosok Mesuji, Lampung.
Sepanjang usianya yang sudah menginjak hampir 80 tahun, Abah Mahsum belum pernah berqurban atas namanya sendiri.
Hingga Iduladha 1446H ini, alhamdulillah, salah satu amanah Sahabat berupa hewan qurban atas nama Abah Mahsum telah diterima penuh syukur oleh Abah.
Menjadi guru ngaji telah Abah lakukan sejak tahun 1972. Cita-cita mulia yang Abah jalani penuh keikhlashan hingga hari ini.
”Tanpa bayaran, tanpa pendaftaran. Abah ikhlash lillahi ta’ala menjadi guru ngaji meski tak dapat dunia,” ujar Abah.
Hidup menua bersama sang istri di rumah sederhana yang dibangunkan oleh swadaya wali santri, Abah terus berupaya menebar kebaikan dengan mengajar ngaji di Desa Tanjung Serayan, Mesuji, Lampung.
Takbir melantun dan doa mengalun dari mulut Abah Mahsum sebagai tanda syukur melihat kambing qurban atas namanya disembelih di hari tasyrik kedua Iduladha.
”Ya Allah, berkahilah donatur Laznas Dewan Dakwah yang telah mengirimkan kambing qurban untuk Abah. Semoga Engkau gantikan kebaikannya dengan kebaikan yang lebih banyak lagi. Aamiin,” panjat Abah Mahsum.
TONTON VIDEO LENGKAPNYA DI SINI