Perwira Al-Qur’an Masuki Semester Baru


16 Jan 2020

Penyaluran Rp 0

LAZNAS DEWAN DAKWAH - Masa liburan belum lama ini telah usai. Sudah sepekan lebih Pesantren Wirausaha dan Tahfidz (Perwira) Al-Qur'an memasuki semester baru. Menghafal Al-Qur'an dan pembinaan wirausahapun kembali mengudara di Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis, pelosok Banten itu.

Mirisnya, ternyata tidak semua santri kembali ke pesantren tepat waktu. Ada 4 santri dhuafa yang baru masuk sepekan setelah hari pertama semester baru.

Ust Bey Hanafi, guru ngaji pelosok Banten yang mengepalai Perwira Al-Qur'an mengatakan bahwa mereka berencana balik tepat waktu, tapi satu pekan kemudian baru jadi. Bahkan ada satu santri yang baru kembali lebih dari sepekan.

Bukan karena tidak mau. Mereka ingin sekali segera balik ke Perwira Al-Qur'an, tapi keadaan yang mendorong mereka berat meninggalkan rumah, sebab harus membantu beratnya kerja orangtua.

Salah satunya, Sutisna (20). Santri dhuafa dan yatim yang sudah setor hafalan juz 30, itu asal kampung Rancecet, Desa Ranca Pinang, Kecamatan Cimanggu.

Sutisna berasal dari keluarga sangat sederhana. Tiga jari tangan kanannya yang mengalami disabilitas, tidak bisa digerakkan karena pernah digigit ular.

Namun kegigihan dan sikap pantang menyerah untuk bekerja bantu orangtua menangkap ikan dan hewan laut lainnya di pantai selatan. Tanpa perahu, ia gunakan jaring dan pancing agar bisa menambah penghasilan orangtuanya.

Kini, Sutisna dan teman-temannya sudah kembali menyantri di Perwira Al-Qur’an Dewan Da'wah. Yuk doakan dan berikan dukungan terbaikmu untuk mencetak para wirausahawan yang hafidz Qur’an di pelosok Banten!

Bagikan :
Campaign Update