LAZNAS Dewan Dakwah - Pesantren Perwira Al Qur'an dari rencana 6 (enam) gedung sarana yang akan dibangun; (1) Gedung Kelas, (2) Asrama, (3) Klinik, (4) Kantin, (5) Masjid, dan (6) Rumah Da'i untuk pembina pesantren.
Menurut Ustadz Bey yang sejak 1997 sudah berdakwah di Pandeglang ini, sampai sekarang Alhamdulillah sudah terbangun Gedung Kelas dan Masjid Darurat yang terbuat dari kayu sebagai tempat kegiatan sementara.
Saat ini, Pesantren sedang membangun Gedung Asrama, Klinik, Peturasan dan Kamar Mandi. Sebelumnya, di musim kemarau yang panjang yang kering ini, Pesantren juga telah membangun sumur bor sedalam 45 meter. Air dari sumur tersebut kemudian ditampung di dalam tandon air berukuran 2000 lliter. Keberadaan sumur ini sangat bermanfaat sekali untuk kerperluan santri dan masyarakat sekitar yang kadang menggunakan air tersebut hingga sampai larut malam. Jadi sumur itu bekerja siang dan malam nyaris 24 jam.
Selain itu, sebagai ejawantah dari program kewirausahaan, saat ini pihak pondok juga sedang dalam proses membangun Kandang Kambing. Sudah ada 7 ekor kambing dan 2 ekor kerbau bunting.
Menurut Ustadz Bey Hanafi, Pemimpin Pesantren, sementara ini kegiatan PERWIRA masih dalam tahap konsentrasi di bidang hafalan Al Qur'an. Ada juga program tahsin bagi santri yang belum baik bacaan Al Qur'annya. Sedangkan yang sudah mahir, bisa langsung masuk ke program tahfidz.
“Alhmadulillah hingga saat ini banyak santri yang sudah hafal 30 juz. O ya, selain hafalan dan tahsin, ada juga program kegiatan dzikir pagi dan petang. Ke depan, santri juga akan kami bekali dengan ilmu-ilmu Dirosah Islamiyah seperti: Ilmu Hadits, Fiqih dan Bahasa Arab,” jelasnya.
Para santri yang kebanyakan merupakan penyintas tsunami, menurut da'i Dewan Dakwah yang sudah 19 tahun berkhidmat di Banten ini, berbeasiswa penuh. Free, dari mulai belajar, tempat tinggal, hingga makan. "Alhamdulillah, sejauh ini semua biaya pengelolaan tersebut telah di-cover oleh dana donasi dari para muhsinin dan muzakki yang telah menitipkannya melalui Laznas Dewan Dakwah," ungkap Ustadz Bey.
“Kendati begitu,” lanjut Ustadz murah senyum ini, pondok tidak jarang mendapatkan kiriman hadiah dalam bentuk sembako atau hasil bumi dari para wali santri. “Bulan Oktober ini kami mendapat kiriman tiga karung beras dan satu krat telor dari walisantri asal Desa Cigeulis,” ungkapnya.
Ustadz Bey berharap bisa segera dibangun sebuah Masjid yang permanen dan representatif, sebagai pusat kegiatan belajar dan beribadah para santri yang lebih aman dan nyaman.
Nah, keluarga serta sahabat dakwah yang dirahmati Allah, mari kita turut berkhidmat dengan urun tangan ambil bagian dalam pembangunan dan pemberdayaan ummat, melalui Perwira Qur'an.
Semoga Allah SWT memberi kemudahan dan menerima segala pengorbanan kita, untuk kebahagaian di dunia yang sementara, dan di akhirat yang selama-lamanya. Amin.
(Sidik Sasmita)
Klik : DONASI SEKARANG