
LAZNAS Dewan Dakwah - Status tanggap darurat yang masih berlaku di Aceh Tamiang menandakan dahsyatnya dampak banjir dan longsor yang menerjang wilayah Aceh. Hingga hari ini, jejak-jejak bencana masih membekas kuat, membatasi ruang gerak dan memutus akses ribuan warga.
Salah satunya wilayah yang paling terdampak adalah Desa Lubuk Sidup di Kecamatan Sekerak. Lumpur tebal yang mengendap pasca banjir membuat mobilisasi warga lumpuh, menjadikan desa ini sempat terisoli dari bantuan luar.
Dua bulan pasca bencana, LAZNAS Dewan Dakwah masih terus konsisten menjangkau para penyintas. Bantuan dari amanah rakyat Indonesia disalurkan dalam berbagai bentuk, logistik, pangan, perbaikan sarana, layanan spiritual, hingga program pemulihan mental (trauma healing)
Konvoi kemanusiaan tahap ke 2 yang diberangkatkan pada 21 Januari lalu berhasil tiba dengan selamat di Aceh setelah menempuh perjalanan panjang melalui jalur darat dan laut selama kurang lebih lima hari.
Tim terus bergerak di lapangan. Selasa, 27 Januari 2026, tim dai dan relawan yang ditugaskan di wilayah Aceh berhasil menembus Kampung Lubuk Sidup, Kec. Sekerak, Aceh Tamiang. Pemandangan di lokasi masih memprihatinkan, tenda-tenda darurat masih bediri sebagai tempat bernaung warga yang kehilangan tempat tinggal
Kehadiran tim dai dan relawan disambut hangat oleh warga. Sebanyak 150 paket sembako dibagikan langsung kepada warga, memastikan bantuan tertunaikan dengan tepat sasaran. Senyum syukur terpancar dari wajah ibu-ibu dan lansia saat menerima bantuan pangan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Relawan LAZNAS Dewan Dakwah karena telah berkenan datang dan membantu masyarakat di kampung kami. Semoga Allah Subahanahu waTa'ala membalas seluruh kebaikan para relawan. Kami hanya dapat mendoakan agar amal kebaikan ini menjadi pahala," ujar Bapak Septian Putra, Camat Kecamatan Sekerak.
LAZNAS Dewan Dakwah akan terus berkomitmen membersamai para penyintas banjir Sumatera hingga masa pemulihan.
BANTU SUMATERA PULIH LEBIH CEPAT DI SINI TONTON VIDEO LENGKAPNYA DI SINI