THR Darimu Bahagiakan Ibu Lia, Guru Honorer yang Mengabdi Sepenuh Hati
Sahabat, bagi Lia Miptahul Jannah, 26 jam seminggu di SDN Gintung II adalah sebuah misi suci. Bukan sekadar kerja, tapi caranya mencerdaskan generasi bangsa.
Di usianya yang ke-32, ia menjadi garda terdepan pendidikan di Pakuhaji, menuntun langkah-langkah kecil siswanya menuju masa depan. Namun, realitas di balik slip gajinya adalah sebuah tantangan besar: honor Rp800.000 yang harus dipaksa cukup untuk menopang kehidupan bersama suami dan seorang anak di pesisir Cituis.
Ibu Lia tidak meminta belas kasihan, ia meminta kemandirian. Dengan pengeluaran bulanan yang jauh melampaui pendapatan gabungan keluarganya, ia tetap setia pada papan tulisnya.
Ibu Lia adalah potret guru muda yang percaya bahwa pendidikan adalah satu-satunya jalan keluar dari lingkaran kemiskinan, bahkan saat ia sendiri harus berjuang dalam keterbatasan.
Ramadhan ini saatnya kita memastikan bahwa #KebaikanTanpaBatas juga hadir untuk tangan-tangan yang telah mengabdi sepenuh hati dan menyalakan pelita ilmu melalui pendidikan tanpa pamrih.