LAZNAS DEWAN DAKWAH - Penghujung 2018 ditandai dengan bencana besar; Gempa dan Tsunami Selat Sunda yang menghantam pesisir Banten dan Lampung akibat meletusnya Gunung Anak Gunung Krakatau. Sedikitnya 426 orang tewas, 7000 lebih luka-luka, dan 23 orang hilang akibat peristiwa tersebut.
Di setiap musibah ada hikmah. Tiga bulan paska tsunami, Maret 2019, mulai dibangun Pesantren Wirausaha dan Tahfidz Qur'an (Perwira Qur'an). Ini salah satu program “Banten Bangkit Pasca-Tsunami” Laznas Dewan Dakwah.
Perwira Al Qur`an dibangun mulai 27 Maret 2019 di atas areal tanah wakaf seluas 15.000 meter.
Pembangunan Pesantren yang berlokasi di Kampung Rorahrangkas, Desa Cigeulis, Kec Cigeulis, Kab Pandeglang, Banten, ini disambut antusias warga setempat. Tak kurang dari 350 orang hadir pada acara tasyakuran peletakan batu pertama (groundbreaking) yang juga turut dihadiri oleh para tokoh masyarakat serta aparat Pemerintah. Di antaranya Ketua MUI Kec Cigeulis, Kepala Desa Cigeulis, Camat dan Kapolsek Cigeulis.
Sesuai namanya, Pesantren ini diproyeksikan untuk mencetak para alim yang hafidz Al Qur'an sekaligus memiliki kemampuan entrepreneur. Sejak didirikannya, sudah ada sekitar 40 orang yang menjadi santri di pondok ini. Kebanyakan mereka berasal dari daerah setempat ditambah dari tetangga desa atau kecamatan. Seperti dari Desa Karyabuana dan Desa Rancecet, Kec Cimanggu, juga dari Kec Sobang.
Jenjang pendidikan santri putra daerah dari SD, SMP hingga SMA. Sebagian besar fokus hanya mondok, ada juga yang nyambi sambil sekolah umum.
Menurut Ustadz Bey Hanafi, Pemimpin Pesantren, sementara ini kegiatan pondok masih dalam tahap konsentrasi di bidang hafalan Al Qur'an. Ada juga program tahsin bagi santri yang belum baik bacaan Al Qur'annya. Sedangkan yang sudah mahir, bisa langsung masuk ke program tahfidz.
“Alhmadulillah hingga saat ini banyak santri yang sudah hafal Juz 30. O ya, selain hafalan dan tahsin, ada juga program kegiatan dzikir pagi dan petang. Ke depan, santri juga akan kami bekali dengan ilmu-ilmu Dirosah Islamiyah seperti: Ilmu Hadits, Fiqih dan Bahasa Arab,” jelasnya.
Para santri yang kebanyakan merupakan penyintas tsunami, menurut da`i Dewan Dakwah yang sudah 19 tahun berkhidmat di Banten ini, berbeasiswa penuh. Free, dari mulai belajar, tempat tinggal, hingga makan. "Alhamdulillah, sejauh ini semua biaya pengelolaan tersebut telah di-cover oleh dana donasi dari para muhsinin dan muzakki yang telah menitipkannya melalui Laznas Dewan Dakwah," ungkap Ustadz Bey.
“Kendati begitu,” lanjut Ustadz murah senyum ini, pondok tidak jarang mendapatkan kiriman hadiah dalam bentuk sembako atau hasil bumi dari para wali santri. “Bulan Oktober ini kami mendapat kiriman tiga karung beras dan satu krat telor dari walisantri asal Desa Cigeulis,” ungkapnya.
Infrastruktur Perwira Qur'an belum komplit terbangun. Dari rencana setidaknya enam gedung sarana dan prasarana yang akan dibangun; gedung pondok, asrama, 2 klinik, dan rumah da'i untuk pembina pondok, menurut ustadz yang sejak 1997 sudah berdakwah di Pandeglang ini, sampai sekarang baru terbangun gedung asrama, klinik, dan satu buah masjid darurat yang terbuat dari kayu sebagai tempat kegiatan sementara.
Saat ini, pondok sedang membangun peturasan dan kamar mandi. Sebelumnya, di musim kemarau yang panjang yang kering ini, Pesantren juga telah membangun sumur bor sedalam 45 meter. Air dari sumur tersebut kemudian ditampung di dalam tandon air berukuran 2000 lliter. Keberadaan sumur ini sangat bermanfaat sekali untuk kerperluan santri dan masyarakat sekitar yang kadang menggunakan air tersebut hingga sampai larut malam. Jadi sumur itu bekerja siang dan malam nyaris 24 jam.
Selain itu, sebagai ejawantah dari program kewirausahaan, saat ini pihak pondok juga sedang dalam proses membangun kendang kambing. Sudah ada 7 ekor kambing dan 2 ekor kerbau bunting.
Ustadz Bey berharap bisa segera dibangun sebuah Masjid yang permanen dan representatif, sebagai pusat kegiatan belajar dan beribadah para santri yang lebih aman dan nyaman.
Nah, keluarga serta sahabat dakwah yang dirahmati Allah, mari kita turut berkhidmat dengan urun tangan ambil bagian dalam pembangunan dan pemberdayaan ummat, melalui Perwira Qur'an.
Semoga Allah SWT memberi kemudahan dan menerima segala pengorbanan kita, untuk kebahagaian di dunia yang sementara, dan di akhirat yang selama-lamanya. Amin.
(Sidik Sasmita)
Klik : DONASI SEKARANG