LAZNAS DEWAN DAKWAH - "Kiroo mann kaatibiin, ya'lamunama taf'alun," lantun Ikhsan Maulana (15), salah satu santri Pesantren Wirausaha dan Tahfidz Al-Qur’an (Perwira Al-Qur’an), saat tengah menyetorkan hafalan surat Al-Infitar.
Tiap habis Subuh dan Magrib, Ikhsan dan para santri Perwira Al-Qur’an lainnya giat menyetorkan hafalan Qur’an kepada Ustadz Bey Hanafi, Guru Ngaji Dewan Da’wah di Cigeulis, pelosok Banten.
Hafalannya kian hari, kian bertambah. Meski pada awalnya Ikhsan hanya menghafal beberapa surat pendek di akhir juz ‘Amma, Alhamdulillah kini perlahan ikhtiarnya mulai membuahkan hasil. Seluruh surat di juz 30 telah genap dihafalkannya. Bahkan, sekarang dalam proses memutqinkan (melengketkan).
Ia sangat ingin membanggakan kedua orangtua dan para gurunya. Hal tersebut Ia wujudkannya dengan menjadi penghafal dan ahlul Qur’an.
‘’Mereka ingin saya ingin menjadi penghafal Quran yang baik, Ustadz, atau bahkan kalau bisa jadi ulama,’’ harapnya bersemangat mewujudkan mimpi orangtua dan guru-gurunya.
Ikhsan hanyalah satu dari 36 santri yang terus berjuang menghafal di Perwira Al-Qur’an.
Ikhsan juga berharap pembangunan Perwira Al-Qur’an dapat segera rampung, agar seluruh santri dapat belajar dengan nyaman.
Sahabat dakwah, yuk wujudkan mimpi Ikhsan dan seluruh santri Perwira Al-Qur’an dengan #AmbilPeran mendukung pembangunan pesantren ini!
Klik : DONASI SEKARANG