Loading....
LAZNAS Dewan Dakwah - Sahabat, pernah tidak membayangkan, bagaimana rasanya bila hidup di pedalaman serba kekurangan dan jauh dengan fasilitas kesehatan? Lalu Berjuang Melawan Kanker Hati?
Inilah yang sedang dialami oleh Ibu Fidah dan Ibu Santi, dua orang warga fakir dan miskin yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit kanker hati.
Ibu Santi dalam kondisi hamil dan tidak dapat melahirkan secara normal karena memiliki penyakit lain. Ia dirujuk ke RSUD KOLONODALE untuk operasi seisar.
Bahkan, untuk mobilitasnya, ia digotong dengan menggunakan dua buah kayu dan sarung yang menopang tubuhnya lemah.
Dalam operasinya Ibu Santi membutuhkan empat kantong donor darah golongan O. Namun, kendala yang dihadapi adalah pendonor darah O tidak semua dapat diambil darahnya bagi yang sedang divaksin covid.
Tidak jauh berbeda denga Ibu Santi, Ibu Fidah juga didiagnosa kanker hati dan dihari yang sama pula beliau dirujuk ke RSUD KOLONODALE bersama Ibu Santi.
Kondisi serba sulit. Kini Ibu Fidah dan Ibu Santi tengah berjuang melawan penyakitnya. Tubuh mereka lemah dan memerlukan bantuan orang-orang di sekitarnya untuk bergerak memenuhi kebutuhan hidupnya.
Ibu Fidah dan Ibu Santi ini merupakan warga binaan dai Ustadz Sigit, tepatnya di pedalaman Dusun Uwemalingku, Desa Kolo Atas Kec. Mamosalato, Kab. Morowali Utara.
Perhatian dakwah Ustadz Sigit tidak hanya memberikan pengajaran Islam dan fasilitas pembinaan saja, tetapi juga kesejahteraan dan kesehatan masyarakat binaannya.
Ustadz Sigit mengajak kita semua, sebagai saudara seiman satu umat Islam, untuk ikut peduli membantu warga pedalaman meringankan beban kehidupan mereka.