Loading....
LAZNAS Dewan Dakwah - Banjir dan longsor yang menimpa Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh 26 September lalu menyisakan luka mendalam. Bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan, namun pemulihan Sumatera tidak dapat berlangsung dalam waktu singkat.
Para penyintas dan ratusan ribu warga yang masih mengungsi membutuhkan uluran tangan berkelanjutan. Ketersediaan air bersih menjadi hal yang paling krusial.
Kelangkaan Air Bersih menjadi maslaah paling mendesak yang dihadapi para korban banjir.
Lumpur yang mengendap pasca air surut menyebabkan sumur tercemar, sumber air rusak, dan ribuan penyintas kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk minum, memasak, hingga bersuci, mereka harus berjalan jauh atau mengandalkan bantuan yang datang seadanya.

Air bersih adalah kebutuhan paling dasar, namun menjadi barang langka bagi para penyintas banjir. Tanpa air bersih, risiko penyakit meningkat dan proses pemulihan semakin berat.
LAZNAS Dewan Dakwah konsisten hadir untuk saudara di Sumatera. Berkat Bantuan Sahabat, satu tangki air bersih di berangkatkan bersama Konvoi Kemanusiaan Peduli Sumatera, Jum'at (12/12) lalu.
Para penyintas masih membutuhkan uluran tangan kita.
Setiap tetes air yang Anda sedekahkan adalah kehidupan. Setiap bantuan yang mengalir adalah wujud kepedulian nyata untuk mereka yang sedang berjuang bangkit.
Mari alirkan kebaikan, ringankan beban, dan jaga kehidupan para penyintas banjir.