Loading....
Laznas Dewan Dakwah – Saat kita menyambut Idul Adha dengan penuh suka cita, saudara Muslim Rohingya masih bertahan hidup dalam kondisi darurat kemanusiaan yang belum berakhir.
Hingga kini, jutaan Muslim Rohingya hidup sebagai pengungsi tanpa kewarganegaraan. Mereka tinggal di kamp-kamp padat dengan akses pangan terbatas, harga bahan makanan yang terus naik, serta bantuan kemanusiaan yang semakin berkurang.
Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan. Kekurangan gizi masih menjadi ancaman nyata, sementara daging—terlebih daging qurban—hampir tak pernah mereka nikmati. Bagi banyak keluarga Rohingya, makan satu kali sehari saja sudah menjadi perjuangan.
Sahabat, Idul Adha adalah momentum untuk menghadirkan keadilan dan kepedulian. Qurban yang sahabat tunaikan bukan hanya ibadah, tetapi juga sumber gizi dan kekuatan bagi mereka yang lama hidup dalam keterbatasan.
Insya Allah, qurban sapi dari sahabat menjadi bukti nyata ukhuwah Islamiyah—menguatkan yang lemah, menghidupkan harapan di tengah pengungsian.
Pengalaman penyaluran qurban tahun-tahun sebelumnya menunjukkan, amanah sahabat mampu menembus batas negara dan menyapa pengungsi Rohingya yang paling membutuhkan.